Archie, anak Pangeran Harry-Meghan Markle, mengapa tidak bergelar tengku?

0 Comments

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

6 jam yang berserakan

Dalam wawancara secara Oprah Winfrey, istri Pangeran Harry, Meghan Markle, mengungkap soal pembicaraan di kalangan keluarga kerajaan Inggris terpaut status anak mereka, tercatat gelar yang akan disandang oleh anak tersebut.

Duchess of Sussex — gelar resmi untuk Meghan — mengatakan bibir terjadi saat ia mengandung anak pertamanya.

“Mereka (keluarga kerajaan) mengatakan mereka tidak ingin anakku nanti bergelar pangeran atau putri, [ketika itu mereka] tak tahu jenis kelamin anak itu, yang pada dasarnya bertentangan dari protokol [kerajaan], ” ungkap Meghan.

Aturan atau peraturan tentang menyelenggarakan pangeran, yang juga dikenal dengan sebutan his royal highness (HRH), berasal daripada surat yang dikeluarkan Kepala George V pada November 1917.

Dengan spesifik, protokol atau petunjuk ini disebut l etter patent , yang bisa berbentuk surat terbuka sebab kerajaan.

Menangkap juga:

Surat ini bisa dipakai oleh negeri untuk mengumumkan sesuatu.

Di dalam surat tahun 1917 itu, George V menyatakan bahwa cicit raja atau raja perempuan Inggris tak lagi diberi gelar pangeran atau dayang, kecuali bagi anak laki-laki tertua dari anak pria pertama Prince of Wales, gelar yang dipakai Tengku Charles, ayah Pangeran Harry.

Mengacu pada situasi masa ini, itu berarti George — anak laki-laki perdana dari Pangeran William (kakak Pangeran Harry) — dengan otomatis bergelar pangeran, tengah anak laki-laki Pangeran Harry, Archie, tidak mendapatkan menyelenggarakan tersebut, meski baik George dan Archie sama-sama cicit Ratu Elizabeth.

Archie mampu sandang gelar pangeran

Bersandarkan peraturan ini pula, belahan Pangeran George, Charlotte dan Louis, tidak mendapat menggelar pangeran atau putri.

Tetapi, pada Desember 2012, Istri raja Elizabeth mengeluarkan surat dengan menyatakan bahwa semua anak Pangeran William berhak memiliki gelar pangeran dan ananda.

Berdasarkan surat tahun 1917, Archie sebenarnya berhak memiliki gelar pangeran, namun tidak sekarang.

Anak-anak Pangeran Harry-Meghan akan mendapat gelar pangeran dan putri ketika Pangeran Charles menjadi raja Inggris.

Pada saat inilah status mereka berubah menjadi cucu dari raja Inggris dan karenanya berhak memakai gelar pangeran atau putri.

Itu sebabnya, Beatrice dan Eugenie, anak-anak Pangeran Andrew — adik Pangeran Charles — menyandang gelar anak, karena lahir dengan status sebagai cucu ratu Inggris.

Meghan memahami betul adat ini.

Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, Meghan menyebut “George V atau kaidah George V” yang berimplikasi Archie akan menjadi tengku ketika “ayah Harry menjelma raja”.

Namun Meghan mengucapkan bahwa keluarga kerajaan “ingin mengubah konvensi ini sehingga Archie nantinya tidak akan menyandang gelar pangeran”.

Meghan tidak menjelaskan lebih jauh dan hingga Selasa (09/03) sore, pihak Istana Buckingham tidak memberikan komentar.