Bom Makassar: Kapolri ungkap identitas terduga pelaku, disebut ‘terkait serangan teror di Jolo, Filipina selatan’

0 Comments

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

28 Maret 2021, 10: 17 WIB

Diperbarui 7 jam yang berarakan

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Salah satu terduga pelaku serangan bom pati padam diri di depan Gereja Katedral Makassar, hari Minggu (28/03), oleh Polri disebut “berinisial L yang memiliki kaitan dengan orang-orang dengan melakukan serangan di Jolo, Filipina selatan”.

“Yang bersangkutan merupakan ialah bagian dari kelompok… dengan terkait dengan kelompok yang pernah melaksanakan kegiatan operasi di Jolo Filipina…, ” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hari Minggu (28/03).

“Kita tindak lanjuti dengan melaksanakan pemeriksaan DNA yang bersangkutan untuk mampu kita pertanggung jawabkan dengan ilmiah, namun demikian hari ini untuk inisial pelaku saya kira kita telah tuntas dan kita medium kembangkan untuk mencari grup lainnya, ” kata Kapolri.

Ia mengatakan pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

Ia juga mengatakan pihaknya sudah mengamankan kurang lebih empat orang pada wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, yang diduga terpaut dengan kegiatan kelompok teroris.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan serangan di Makassar “bukan merupakan bagian sejak perjuangan agama dan tidak mewakili agama apa pun”.

“Ini adalah betul-betul teror, ini adalah musuh kemanusiaan. Kalau pelakunya mengatasnamakan perjuangan agama tertentu, berarti dia telah bergama secara salah. Semua agama itu pro kemanusiaan dan anti terorisme, ” kata Mahfud.

Sumber gambar, Antara

Mahfud pula membuka kemungkinan bahwa serangan tersebut “bukan bermotif agama melainkan upaya mengadudomba kelompok, seakan-akan kelompok tertentu sedang menyerang kelompok lain bersandarkan ikatan primordial”.

Di dalam akhir Januari 2019, terjadi serangan terhadap gereja Katolik di Pulau Jolo menjadikan 22 orang meninggal dan 100 lainnya luka-luka.

Baca juga:

Selain mengungkap identitas terduga pekaku, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengatakan bagian Polri — dengan dibantu oleh personel TNI — menjamin keamanan masyarakat, khususnya dalam rangkaian perayaan Paskah.

Ia mengatakan “masyarakat tak usah panik. ”

Menko Polhukam Mahfud MD menguatkan ledakan bom tersebut adalah serangan bom bunuh diri, yang menewaskan dua terkira pelakul, sementara 20 aparat dan jemaat gereja mengalami luka-luka.

Sumber gambar, Getty Images

Terkait kronologi peristiwa, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, “Ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic . ”

“Dari informasi di lapangan, ditemukan kendaraan yang sudah jauh. Ada beberapa potongan tubuh, yang akan jadi periode untuk meyakinkan penyidik.

Sumber gambar, Getty Images

Argo juga mengatakan kepolisian menjamin keamanan peringatan wafatnya Isa Almasih pada Jumat (02/04) serta perayaan Paskah di dalam pekan depan tanggal 4 April.

Sumber tulisan, Reuters

Dalam keterangan pers, Presiden Joko Widodo meminta Kapolri mengusut tuntas jaringan bom bunuh diri ini.

Ia menyebut lagak terorisme seperti ini tak terkait dengan agama terbatas dan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusutuntas jaringan-jaringan pelaku, dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya, ” kata Jokowi.

“Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Seluruh agama menolak ajaran terorisme apapun alasannya.

“Seluruh abdi negara tak akan membengkalaikan tindakan terorisme semacam itu dan saya meminta asosiasi agar tetap tenang melaksanakan ibadah, ” ucapnya.

Karakter menerobos masuk dan dicegat petugas gereja

Sumber gambar, Getty Images

Sejumlah bukti mata ledakan mengatakan pelaku menerobos masuk dan dicegat petugas gereja ketika “puluhan orang keluar masuk gereja” bilamana jeda antarmisa rangkaian ibadah Paskah.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Merdisyam mengatakan pemboman itu diduga bom bunuh diri.

“Kami sedang melakukan pendalaman dengan Densus 88, ” ujar Merdisyam di kira-kira Gereja Katedral Makassar, seperti dilaporkan Darul Amri, wartawan yang melaporkan untuk BBC Indonesia.

Sumber gambar, Getty Images

Merdisyam mengatakan korban luka-luka yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah sembilan orang, lima merupakan aparat dan pengurus gereja namun empat lainnya adalah pengikut.

Setelah ledakan ini, personel Gegana dan Brimob Polda Sulsel dikerahkan untuk melangsungkan pengamanan di sekitar gereja.

Tiga akses pekerjaan di sekitar gereja ditutup.

Sumber gambar, Kemenkopolhukam

Merdisyam juga mengatakan pihaknya bersama-sama Densus 88 tengah mengerjakan identitas pelaku bom pati padam diri itu.

Ledakan ini terjadi sekitar jam 10. 20 Waktu Indonesia Tengah.

Apa yang terjadi?

Ledakan terjadi saat masa antarmisa, kata Alphonso, seorang pengurus Gereja Katedral Makassar, kepada BBC News Nusantara.

Dia berada di halaman gereja saat ledakan berlaku.

Alphonso berkata, pelaku berusaha masuk ke gereja saat ibadah yang dimulai pukul 8. 00 baru saja berakhir.

Namun seorang petugas gereja berinisial K menghentikan pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Petugas gereja tersebut – melalui rekaman video saat luka-lukanya tengah dibersihkan – mengatakan “Saya awet dia (yang naik motor) di depan pagar, tempat mau masuk. ”

Pra perayaan Pekan Suci jelang paskah yang jatuh akhir minggu ini, pihak Gereja Katedral mengimbau umatnya buat tidak membawa barang yang mencurigakan.

Sumber gambar, EPA

Tiga petugas gereja ditugaskan di depan gerbang buat memeriksa tas yang dibawa oleh umat.

“Pelaku datang kurang lebih jam setengah 11. Biasanya umat dipersilakan masuk baru diperiksa. Tapi pelaku langsung menerobos masuk, jadi tidak tahu diperiksa, ” kata Alphonso.

Sumber gambar, Umat Gereja Katedral

“Dia sempat ditahan karena nekat untuk hadir ke halaman gereja. Setelah itu pelaku meledakkan dirinya.

“Petugas gereja yang menahan pelaku terkena kurang serpihan ledakan. Dia berharta sangat dekat dengan ledakan karena berdiri di aliran motor pelaku.

“Dia dilarikan ke rumah lara dalam kondisi sadar, masih bisa berbicara, tapi pendengarannya terganggu, ” ujar Alphonso.

Selain petugas gereja ini, Alphonso menyebut tersedia lima umat yang selalu dilarikan ke rumah lara karena terkena serpihan kaca.

Sebelum ledakan terjadi, sekitar seratus karakter mengikuti ibadah di gereja ini. Alphonso berkata angka itu setengah dari daya gereja.

Para pastor gereja disebut Alphonso dalam status baik-baik saja. Pastor dengan dijadwalkan memimpin misa jam 11. 00 belum merembes ke lingkungan gereja era ledakan terjadi.

Keterangan saksi mata – ledakan kencang sekali

Petugas relawan Ibadat di Gereja Katerdral, Yahonna Massie, 48 tahun, mengiakan berada 10 meter sejak sumber ledakan.

Saat itu ia bertugas buat membagikan daun palma di dalam jemaat yang datang di Misa yang akan diselenggarakan pukul 11. 00 WIT.

“Ada puluhan yang keluar masuk gereja era itu, ” kata Yohanna saat ditemui BBC News tak jauh dari lokasi kejadian, Minggu (28/03).

“Kencang sekali. Suara ledakan yang belum pernah beta dengar, ” katanya.

Saat itu, kata dia, jemaat yang berada dalam gerbang langsung ditarik menyelap ke dalam gereja. Seluruh panik, dan Yohanna menutup telinganya.

Yohanna mengatakan ledakan berasal dari seorang pengendara sepeda motor. Yohanna juga mengaku melihat tersedia potongan tubuh di kira-kira lokasi kejadian.

“Saya lihat ada ususnya, ” katanya.

Saat itu seluruh jemaat sudah dipulangkan. Yohanna juga mengatakan ada dua orang yang tempat lihat terluka.

Hansom, seorang saudara korban, menyebut potongan benda tajam memicu luka di tubuh anggota keluarganya. Dia berharap kepolisian serta pemerintah Kota Makassar mampu mencegah kejadian seperti ini terulang.

“Luka-luka yang diderita oleh tiga korban dekat mirip semuanya ada luka bakar, meliputi tangan dan kaki, ada serpihan-serpihan kekayaan tajam pada sekujur awak korban, ” kata Hansom.

“Harapan kami dari bagian keluarga adalah kepolisian serta jajarannya semoga mengusut tuntas kasus ini. Juga untuk pemerintah kota.

“Ke aliran mudah-mudahan hal-hal seperti ini jangan disepelekan, lebih serius lagi terutama terkait ketenangan, ” ujarnya.