FinCEN: Bocoran dokumen menunjukkan sahabat depan Putin melakukan “pemutihan uang jutaan” dolar melalui Barclays, bank dalam London

0 Comments
FinCEN: Bocoran dokumen menunjukkan sahabat depan Putin melakukan "pemutihan uang jutaan" dolar melalui Barclays, bank dalam London

  • Oleh Tim FinCEN Files
  • BBC Panorama

Satu diantara sahabat terdekat Vladimir Putin jalan menggunakan bank Barclays di London untuk melakukan pemutihan uang dan tidak dikenai sanksi, menurut salinan keuangan yang bocor.

Miliuner Arkady Rotenberg telah kenal oleh pemimpin Rusia itu sejak masih anak-anak.

Barclays mengatakan mereka telah menerapkan aturan hukum dan kewajiban lain.

Dokumen spion yang bocor terkait aktivitas “bank-bank yang mencurigakan”, mengungkap bagaimana perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Rotenbergh langgeng memiliki rekening yang dirahasiakan itu.

Sertifikat yang dikenal dengan FinCEN Files, telah dilihat oleh program Panorama BBC.

Lingkaran dalam

Pada bulan Maret 2014, Amerika Serikat mengenakan sanksi ekonomi terhadap Rusia terkait aneksasi Krimea di Ukraina.

Kementerian Keuangan AS menetapkan Rotenbergh, 68 dan adiknya Boris, 63, sebagai anggota “lingkaran pada kepemimpinan Rusia. ”

Keduanya pernah berlatih bersama dengan Putin di sentral pelatihan judo, saat mereka masih muda.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan Arkady Rotenberg membangun jalan, pipa gas dan pembangkit listrik melalui kontrak-kontrak yang diberikan oleh pemerintah Rusia.

Kementerian Keuangan AS mengatakan kakak beradik itu “memberikan dukungan kepada proyek-proyek Putin” dan mendapatkan keuntungan “miliaran dolar dari kontrak untuk Gazprom dan proyek Olimpiade Musim Sejuk Sochi yang diberikan oleh Putin. ”

Pada 2018, Amerika Serikat menambahkan anak Arkady Rotenberg, Igor, dalam daftar orang yang dikenakan sanksi.

Arah sanksi adalah untuk memutus nama-nama orang dari seluruh sistem keuangan Barat.

Namun mereka tampaknya masih tetap melakukan transaksi dengan memindahkan kekayaan tunai melalui Inggris dan AS.

Pembelian barang seni mahal dan langkah pemutihan uang

Pada 2008, Barclays menggelar rekening untuk perusahaan yang disebut Advantage Alliance.

Dokumen yang bocor menunjukkan perusahaan itu memindahkan £60 juta (Rp1, 1 triliun) antara tahun 2012 dan 2018. Banyak transaksi yang dilakukan setelah kakak beradik Rotenberg telah dikenai hukuman.

Pada Juli tahun ini, investigasi oleh Senat AS menuduh kakak beradik Rotenberg menggunakan pembelian barang halus sangat mahal untuk menghindari sanksi, dan salah satu perusahaan yang terlibat adalah Advantage Alliance.

Penyelidikan AS menyimpulkan ada bukti kuat bahwa Advantage Alliance dimiliki oleh Arkady Rotenberg, dan perusahaan itu memakai rekening bank Barclays di London untuk membeli jutaan dolar barang seni untuknya.

Satu laporan menyebutkan dengan jalan apa adanya “kerahasiaan, tanpa nama dan tidak adanya peraturan menimbulkan suasana yang nyaman untuk pemutihan uang dan menghindari sanksi. ”

Rumah-rumah lelang di AS dan Inggris “tidak menanyakan pertanyaan mendasar” tentang pembeli dari barang-barang seni ini.

Walaupun dikenai sanksi, Arkady tetap bisa menunaikan US$7. 5 juta untuk gambar René Magritte, La Poitrine.

Pada 17 Juni 2014, perusahaan terkait Arkady mengirimkan uang tunai dari Moskow ke rekening Alliance di Barclays, London. Pada hari berikutnya, Barclays mengirimkan uang kepada pembeli dalam New York.

Rekening ditutup

Pada April 2016, Barclays memulai investigasi ke sejumlah rekening yang dicurigai terkait dengan Rotenberg bersaudara.

Enam bulan kemudian, bank itu menutup rekening Advantage setelah khawatir rekening digunakan buat memindahkan dana yang dicurigai.

Namun petunjuk tentang kecurigaan dalam aktivitas bank (SAR) menunjukkan rekening lain Barclays yang dicurigai terkait dengan Rotenbergh tetap dibuka pada 2017.

Salah satu perusahaan adalah Ayrton Development Limited.

Menurut dokumen itu, Barclays curiga atas aktivitas Ayrton dan menyimpulkan bahwa “[Arkady] Rotenberg adalah benar pemilik Ayrton”.

Barclays tidak berkomentar masa ditanya oleh Panorama tentang berapa banyak rekening yang dicurigai serta dimiliki oleh Rotenberg.

Juru bicara Barclays mengatakan, “Kami yakin bahwa awak telah mematuhi semua kewajiban benar dan peraturan termasuk dalam kaitannya dengan sanksi AS. ”

“Membukukan SAR bukan bukti atau pengakuan adanya kesalahan, dan kami hanya akan memutus hubungan dengan klien sesudah melakukan penyelidikan hati-hati dan adil, dan analisis bukti, menyeimbangkan syak atas kejahatan finansial dengan efek diputuskannya hubungan dengan klien yang tak bersalah, ” tulis Barclays.

Bagian Rotenberg menolak berkomentar.

Dokumen FinCen adala dokumen bocoran yang mengungkap bagaimana uang cabul bergerak melalui bank-bank besar ke seluruh dunia.

Dokumen itu juga membuktikan bagaimana Inggris sering menjadi bintik lemah dalam sistem finansial serta bagaimana London digunakan untuk pemutihan uang Rusia.

Dokumen diperoleh oleh BuzzFeed News yang mulai membagikan ke International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan 400 wartawan dalam seluruh dunia. Panorama memimpin riset untuk BBC.

FinCEN Files: Full coverage; Ikuti reaksi di Twitter secara menggunakan tagar #FinCENfiles; di pelaksanaan BBC News, ikuti tagar “FinCEN Files”.