His home country of israel mulai kerahkan ribuan tentara ke Gaza, Hamas ancam lanjutkan gempuran roket: ‘Menghantam Tel Aviv lebih mudah dibanding meneguk air’

0 Comments

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

12 Mei 2021

Diperbarui 5 quickly pull yang lalu

Sumber gambar, AFP

Israel mulai mengerahkan ribuan tentara ke perbatasan Gaza, sementara sayap bersenjata kelompok Palestina, Hamas, mengancam akan terus melanjutkan serangan roket dengan mengatakan menghantam kota seperti Tel Aviv lebih mudah dibandingkan meneguk air minum.

Juru bicara tentara Israel mengatakan 3. 000 tentara cadangan telah dipanggil untuk bersiap.

Hamas terus meluncurkan roket ke Israel, dengan sirene bergaung di kota-kota Israel namun sejauh ini tak ada korban lebih lanjut.

Di Gaza, setidaknya 83 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel sejak serangan terjadi pada Senin (10/05) lalu. Sementara di Israel, tujuh orang meninggal sejauh ini.

Wartawan BBC di Gaza mengatakan wilayah itu mengalami masa paling sulit sejak perang pada 2014.

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, Getty Images

Saling serang antara kelompok Palestina dan tentara Israel meningkat signifikan di Jalur Gaza dan PBB mengkhawatirkan terjadinya “perang skala penuh”.

Lebih dari 1. 000 roket diluncurkan oleh kelompok Palestina selama lebih 38 jam, kata Israel, sebagian besar diarahkan ke Tel Aviv.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Sementara Israel melancarkan ratusan serangan udara, menghancurkan dua blok gedung di Gaza pada Selasa dan Rabu (12/05).

Sekretaris Jendral PBB, António Guterres mengatakan ia “sangat prihatin” atas berlanjutnya kekerasan.

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, Getty Images

Sebelumnya, Israel menetapkan keadaan darurat di pusat kota Lod setelah muncul kerusuhan dari warga Arab Israel.

Sejumlah mobil terbakar serta ada ayah dan anak – yang dua-duanya warga Arab Israel – tewas saat sebuah roket yg ditembakkan dari Gaza mengenai mobil mereka.

Korban di Gaza termasuk lima orang dari satu keluarga yang terhantam serangan udara Israel.

Jalan-jalan penuh dengan puing bangunan yang hancur dan mobil-mobil yang hancur dan terbakar.

Israel mengatakan mereka melakukan serangan tuk membunuh anggota senior Hamas di Gaza.

Sumber gambar, Getty Images

Kekerasan berdarah di Timur Tengah terus berlangsung saat militer Israel dan kelompok Palestina masih saling memuntahkan amunisi dalam Rabu dini hari (12/05), sedangkan utusan khusus PBB Tor Wennesland memperingatkan kedua pihak yang bertikai bahwa mereka sedang mengarah ke “perang berskala penuh”.

Militan Palestina sebelumnya menyebut telah menembakkan 130 rudal ke kota Tel Aviv di Israel, Selasa (11/05) waktu setempat, tidak lama setelah pesawat tempur Israel menghancurkan sebuah apartemen pada Gaza.

Bangunan 13 lantai itu diserang Israel satu setengah jam setelah penghuni dan warga di sekitarnya diultimatum untuk mengungsi, begitu menurut kantor berita Reuters.

Pertikaian yang kini terjadi merupakan yang terburuk di dalam beberapa tahun terakhir lalu terus memakan korban jiwa.

Sumber gambar, AFP via Getty Images

Selanjutnya 230 orang luka-luka setelah serangan udara Israel, melimpah yang diselamatkan dari reruntuhan bangunan.

Komunitas internasional mendesak kedua pihak mengakhiri pertikaian yang terjadi usai kerusuhan selama beberapa hari di Yerusalem.

Seruan serupa juga dilontarkan oleh utusan khusus PBB untuk perdamaian di Timur Tengah, Tor Wennesland. “Hentikan segera penembakan. Kita sedang mengarah ke perang berskala penuh. Pimpinan kedua pihak harus menarik tanggungjawab untuk meredakan kekerasan, ” demikian cuitnya pada Twitter.

“Dampak perang di Gaza sangat menghancurkan dan tengah dibayar mahal dengan warga-warga biasa. PBB tengah bekerja dengan semua pihak untuk mengembalikan ketenangan. Hentikan kekerasan sekarang juga, ” lanjut Wennesland seperti yang dikabarkan Reuters .

Sumber gambar, AFP through Getty Images

Hamas, kelompok yang mengontrol Gaza, menyatakan aksi mereka adalah pembelaan atas “agresi lalu terorisme” Israel.

Hamas, salah satunya, merujuk bentrok warga sipil Palestina dengan polisi Israel di masjid al-Aqsa yang menyebabkan ratusan jamaah terluka.

Namun tembakan roket ke Tel Aviv, menurut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, adalah perbuatan yang melewati batas.

Dia menyebut itu tembakan roket mulailah ke Yerusalem dalam beberapa tahun terakhir.

Aksi saling balas kekerasan di Yerusalem yang terjadi belakangan adalah yang terburuk sejak tahun 2017.

Rangkaian peristiwa ini pecah seiring meningkatnya kemarahan warga Palestina menghadapi ancaman penggusuran dari rumah mereka di Yerusalem Timur.

Kawasan itu diduduki oleh pemukim Yahudi.

Selama sebulan terakhir, pengunjuk rasa Palestina berhadapan dengan polisi Israel di bagian kota Yerusalem yang mayoritas penduduknya keturunan Arab.

Sumber gambar, AFP

Bagaimana kondisi terkini?

Rekaman video memperlihatkan roket melesat di langit Tel Aviv malam kemarin. Beberapa saat kemudian, roket tersebut meledak karena dihantam rudal pencegat milik Israel.

Salah satu korban roket itu, klaim pejabat Israel, adalah seorang perempuan berusia fifty tahun di kawasan Rishon LeZion, dekat Tel Aviv.

Di kawasan pinggiran Tel Aviv, Holon, sebuah roket menghantam bus kosong, menurut juru bicara kepolisian Israel, Mickey Rosenfeld, kepada kantor berita AFP.

Sumber gambar, Reuters

Di Tel Aviv, sekelompok pejalan kaki berlindung dan warga lokal lainnya keluar dari restoran untuk tiarap di trotoar saat sirene dibunyikan.

Bandara di Tel Aviv, Ben Gurion, sempat berhenti beroperasi akibat serangan roket Hamas. Dampak lainnya, jaringan pipa energi antara kota Eilat dan Ashkelon rusak.

Roket tersebut diluncurkan setelah penghancuran Menara Hanadi di Gaza, yang merupakan kantor yg digunakan oleh pimpinan politik Hamas.

Beberapa jam setelah runtuh, masih belum wujud laporan korban jiwa.

Sumber gambar, EPA

Di sisi lain, sebuah gedung bertingkat di Gaza dihancurkan militer Israel. Menteri Pertahanan His home country of israel, Benny Gantz, menyebut serangan Israel itu “baru permulaan”.

“Organisasi teror sudah terpukul keras dan jadi terus terpukul karena keputusan mereka untuk menyerang His home country of israel, ” kata Gantz.

“Kami mengembalikan kedamaian lalu ketenangan untuk jangka panjang, ” ucapnya.

Pimimpin Hamas, Ismail Haniyeh, menyatakan siap jika Israel terus-menerus menyerang.

“Apabila Israel ingin meningkatkan eskalasi, kami siap dan jika mereka ingin menghentikannya, kami juga siap, ” kata Haniyeh dalam pidato yang disiarkan televisi.

“Akan ada keseimbangan kekuatan baru. ”

Melansir Reuters, juru bicara militan Hamas di Gaza, Abu Ubaida, juga mendorong warga keturunan Arab untuk melawan Israel.

Dewan Keamanan PBB berencana menggelar pertemuan tertutup, Rabu ini, untuk membahas konflik Israel-Palestina.

Sumber gambar, Reuters

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 26 orang, di antaranya 10 anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel.

Lebih dari 150 warga sipil di Gaza juga disebut terluka akibat serangan Isreal.

Beberapa korban di Gaza itu adalah perempuan berusia 59 tahun dan putranya yang penyandang diabilitas, dan satu keluarga yang terdiri dari tiga anak-anak lalu empat orang dewasa.

Apa yang menyebabkan kekerasan?

Pertempuran antara Israel dan Hamas dipicu bentrokan selama berhari-hari antara warga Palestina dan polisi Israel di kompleks puncak bukit suci di Yerusalem Timur.

Lokasi tersebut sangat dihormati umat Muslim. Mereka menyebutnya sebagai Al-Haram asy-Syarif (Tempat Suci Mulia).

Derajat yg sama diakui oleh komunitas Yahudi. Mereka menyebut situs itu sebagai Temple Attach.

Hamas menuntut Israel menarik pasukan kepolisian dari lokasi tersebut dan distrik yang didominasi keturunan Arab, Sheikh Jarrah.

Sheikh Jarrah adalah lokasi di mana beberapa keluarga Palestina menghadapi ancaman penggusuran oleh pemukim Yahudi.

Luka menganga dari konflik yang belum terselesaikan

Analisis Jeremy Bowen, editor isu Timur Tengah

Latar belakang pemicu eskalasi kekerasan saat ini masih tetap sama dengan yang sebelum-sebelumnya.

Konflik ini adalah luka terbuka dari perseteruan tak terselesaikan antara komunitas Yahudi dan Arab.

Pertikaian tersebut merusak sekaligus mengakhiri hubungan Palestina dan Israel selama beberapa generasi.

Episode terbaru konflik ini terjadi menyusul ketegangan di Yerusalem, yang selama ini merupakan periode utama perselisihan.

Tempat-tempat suci di Yerusalem bukan hanya simbol nasional lalu juga agama. Klaim arah lokasi ini kerap memicu kekerasan.

Salah satu pemicu konflik saat ini ialah kebijakan Israel yang kejam terhadap warga Palestina.

Pada masa Ramadan kali terkait, pengadilan Israel mengeluarkan putusan kontroversial untuk mengusir warga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah.

Namun peristiwa lainnya turut menjadi pemicu. Krisis ini ibarat bom waktu yang siap meledak, yang, sekali lagi, dibiarkan membusuk.

Para pemimpin Israel maupun Palestina berfokus menjaga posisi mereka sendiri. Tantangan terbesar konflik terkait, yaitu kesepakatan damai, bukan ditangani secara serius selama bertahun-tahun.

Sumber gambar, Getty Images

Militer His home country of israel sebelumnya mengatakan bahwa 90% roket yang diluncurkan Hamas dapat dicegat sistem pertahanan antirudal Kubah Besi.

Adapun salah satu “target teror” yang dibidik Israel di Gaza adalah dua terowongan yang digali pada bawah perbatasan dengan Israel.

Israel mengeklaim, serangan udara mereka setidaknya menewaskan kepala unit roket khusus kelompok Jihad Islam, Samah Abed al-Mamlouk.

Israel menyebut komandan unit rudal antitank Hamas juga tewas dalam serangan udara ini.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, Reuters

Status Yerusalem, oleh makna religius dan lokal yang dalam bagi kedua belah pihak, adalah inti konflik menahun Israel-Palestina.

Israel mencaplok Yerusalem Timur pada tahun 1980. Mereka menganggap seluruh kawasan kota itu sebagai ibukota, walau klaim ini tidak diakui oleh sebagian besar negara lain.

Di sisi lain, Palestina menyatakan bagian timur Yerusalem itu merupakan ibu kota negara yang mereka harapkan.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain