Penembakan brutal di Atlanta: Tersangka mengaku ‘kencaduan seks’, didakwa pembunuhan tapi belum terang apakah bermotif rasial

0 Comments

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

17 Maret 2021

Diperbarui 6 jam yang lalu

Sumber gambar, EPA

Pria bersenjata yang menewaskan delapan orang pada panti pijat dan hot tub di Kota Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika Serikat, dikenai dakwaan pembunuhan.

Namun para pejabat belum dapat memastikan apakah serangan dengan korban termasuk enam perempuan Asia itu karena motivasi rasial. Empat korban telah disebutkan identitasnya.

Tersangka, Robert Aaron Long, menghadapi berbagai dakwaan berlapis pembunuhan serta penyerangan.

Sherif Cherokee, Frank Reynolds mengatakan tersangka mengklaim “kecanduan seks”.

Serangan ini terjadi di tengah peningkatan kejahatan yang menyasar warga keturunan Asia-Amerika.

Empat korban telah teridentifikasi sebagai Ashley Yaun, 33 tahun; Paul Andre Michels, 54 tahun; Xiaojie Yan, 49 tahun; lalu Daoyou Feng, 44 tahun.

Sementara itu, korban lainnya, Elcias R Hernandez-Ortiz mengalami luka.

Apa yang dikatakan polisi?

Sumber gambar, Reuters

Dalam keterangan kepada media, Rabu kemarin, para penyidik mengatakan tersangka bernama Robert Aaron Long telah mengakui perbuatannya, tapi membantah serangan ini bermotifkan rasial.

Long telah ditangkap oleh tuduhan empat pembunuhan, dan satu lagi atas penyerangan, menurut Departmen Sheriff wilayah Cherokee.

“Dia rupanya punya persoalan, apa yang ia rasakan sebagai kecanduan seks, dan lokasi tempat kejadian perkara telah menggodanya, dan dia ingin menyingkirkannya, inch kata Capt. Jay Baker yang juga menambahkan, Long ditangkap bersama barang bukti pistol 9 mm, serta tidak melakukan perlawanan.

Panti pijat ini diketahui terkadang menyediakan layanan prostitusi, tapi pihak berwenang mengatakan belum ada indikasi lokasi ini telah diincar sebelumnya.

Untuk memutar video clip ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

“Ini ialah bisnis yang berjalan secara legal, yang masih berada dalam jangkauan kami, ” kata Wali Kota Gwinnett, Keisha Lance Bottoms, yg menambahkan bahwa pihaknya bukan terlibat dalam “mempermalukan maupun menyalahkan korban”.

Polisi juga mencatat masih terlalu dini bagi penyelidikan ini buat mengungkap motif, dan tersangka melakukan aksi ini seorang diri.

Bottoms mengatakan tersangka ditangkap dalam perjalanan ke Florida, kemungkinan untuk proses aksi serupa.

Tersangka cepat diidentifikasi karena ayahnya sendiri membantu pihak kepolisian.

Berdasarkan CBS News, tersangka mengatakan kepada para penyidik bahwa “dia mencintai Tuhan serta senjata”

Sejauh mana kronologi kejadian yang diketahui?

Sumber gambar, EPA

Penembakan terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 17: 00 (21: GMT) di Young’s Oriental Massage di Acworth, wilayah Cherokee.

Dua jamaah tewas di tempat kejadian dan tiga dilarikan ke rumah sakit. Tapi hanya satu yang selamat, dua lainnya ikut tewas, kata juru bicara kantor sheriff, Capt. Baker. Dia kemudian mengkonfirmasi para korban ialah dua perempuan Asia, seorang perempuan kulit putih dan seorang pria kulit putih, dan mengatakan seorang Amerika Latin mengalami luka.

Kurang dari satu jam kemudian, kepolisian mendapat panggilan terhadap “perampokan yang sedang berlangsung” di Gold Spa pada sebelah timur laut Atl. Dalam panggilan yang direkam 911, seorang perempuan memberi tahu bahwa ia sedang bersembunyi dari serangan.

“Apa Anda punya gambaran mengenai pria yang menyerang? inch kata operator.

“Kami sedang bersembunyi saat ini, ” jawab perempuan itu. “Mereka bersenjata api. ”

“Segera datang oke? ” katanya.

Saat pihak berwenang tiba di spa “petugas menemukan tiga jenazah perempuan di dalam lokasi dengan luka tembak, ” kata polisi.

Saat berada di sana, petugas juga mendapat panggilan menuju spa di seberang jalan, Aromatherapy Spa. Di situ polisi juga menemukan perempuan lainnya yang tewas ditembak.

Dalam sebuah panggilan 911, seorang perempuan mengatakan kepada owner bahwa dia mendapat telepon dari seorang teman yg mengatakan, ada pria yg masuk ke dalam health spa dan melepaskan tembakan.

“Mereka mengatakan sejumlah pria masuk… kami mendengar letusan senjata dan seorang perempuan roboh persis di depan pintu, ” katanya. “Dan sepenuhnya orang ketakutakn, dan semua orang bersembunyi. ”

Pra penyelidik yang mempelajari rekaman CCTV kemudian merilis gambar seorang tersangka di dekat salah satu spa. Polisi mengatakan, setelah perburuan dari Woodstock, Georgia, akhirnya Robert Aaron Long ditangkap di wilayah Crisp, sekitar 150 mil (240 kilometer) di selatan Atlanta.

Pihak berwenang di Korea Selatan mereka masih mencari tahu kewarganegaraan empat perempuan keturuan Korea tersebut.

Sumber gambar, Getty Images

Sebelumnya, Delapan orang, termasuk setidaknya enam perempuan keturunan Asia, tewas dalam penembakan di tiga tempat berbeda di negara periode Georgia, Amerika Serikat, Selasa (16/03) waktu setempat.

Kepolisian setempat menyebut empat orang tewas di sebuah panti pijat di Acworth, kawasan pinggiran utara Atlanta. Lainnya tewas di dua hot tub di Kota Atlanta.

Pemerintah Korea Selatan mengkonfirmasi yakni empat dari korban penembakan itu merupakan keturunan Korea.

Para pejabat setempat menyebut seorang laki-laki berusia 21 tahun telah ditangkap serta diyakini merupakan tersangka dalam tiga serangan mematikan tersebut.

Hingga berita ini disusun, kepolisian belum mengumumkan motif penembakan tersebut.

Kejahatan rasial terhadap orang-orang keturunan Asia-Amerika meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Situasi itu dipicu informasi yang menyalahkan jamaah Asia atas penyebaran Covid-19.

Dalam pidatonya minggu selanjutnya, Presiden AS Joe Biden mengutuk “kejahatan rasial yang kejam terhadap orang Asia-Amerika, yang diserang, dilecehkan, disalahkan dan dikambinghitamkan. ”

Penembakan pertama di Atlanta terjadi sekitar pukul lima aching waktu setempat di Youngs Asian Massage Parlor, Acworth.

Juru bicara kepolisian setempat, Kapten Jay Baker, menyebut dua orang tewas di tempat kejadian. Tiga korban penembakan lain sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dua di antaranya tak bisa diselamatkan.

Baker mengkonfirmasi, empat korban tewas mulailah adalah dua perempuan keturunan Asia, seorang perempuan kulit putih dan satu laki-laki kulit putih.

Seorang laki-laki Hispanik mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Sumber gambar, EPA

Kurang dari satu jam setelah penembakan pertama, kepolisian setempat mendapat informasi tentang perampokan yg sedang berlangsung di Gold Spa, di timur laut Atlanta.

“Setibanya di sana, petugas menemukan tiga perempuan yang tewas dengan luka tembak di lokasi, ” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Saat tengah berada di Gold Spa, polisi dipanggil ke spa di seberang jalan, bernama Aromatherapy Spa. Di sana mereka menemukan satu perempuan yg juga tewas ditembak.

Kepolisian setempat, sebagaimana dikutip dengan Atlanta Journal-Constitution, mengatakan yakni empat korban terakhir yg mereka temukan adalah perempuan keturunan Asia.

Penyelidik yang telah mempelajari rekaman WIRELESS kemudian merilis video seorang tersangka di dekat salah satu spa.

Dalam sebuah penyergapan, kepolisian menangkap Robert Aaron Long, warga Woodstock, Georgia di kawasan sekitar 240 kilometer sisi selatan Atlanta.

Kapten Baker menyebut para penyelidik sangat yakin bahwa laki-laki itu adalah pelaku dalam ketiga penembakan.

Pihak berwenang mengatakan masih terlalu dini dalam penyelidikan untuk mengetahui apakah para korban menjadi sasaran karena ras atau etnis mereka.

Namun, kelompok advokasi Stop AAPI Hate [Asian Americans and Pacific Islanders] menyebut peristiwa itu sebagai “tragedi yg tak dapat diungkap dengan kata-kata”.

“”Saat ini ada banyak ketakutan dan rasa sakit di komunitas Asia-Amerika yang harus diatasi, ” tulis kelompok tersebut lewat akun Twitter.

Bill Crump, seorang pengacara hak sipil terkemuka, juga angkat bicara di Twitter.

“Pembunuhan tragis hari ini di #Atlanta menegaskan kembali perlunya kita untuk meningkatkan lalu melindungi SEMUA minoritas yang terpinggirkan di Amerika dri rasisme, ” tulisnya.