Penembakan Daunte Wright: Polisi AS klaim “kecelakaan” di pusat kerusuhan yang pecah pada Minneapolis

0 Comments

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

12 April 2021

Diperbarui 49 menit yang cerai-berai

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Penembakan fatal seorang pria kulit hitam sebab seorang polisi di tanah air Brooklyn Center, negara arah Minnesota, AS, adalah suatu kecelakaan, kata kepala polisi setempat.

Daunte Wright, 20, ditembak setelah petugas itu bermaksud menggunakan senjata kejut (taser), tetapi bahkan secara keliru menggunakan senjatanya, kata Kepala Polisi Awak Gannon kepada wartawan.

Maut Wright telah memicu penolakan dan aturan jam suangi telah diterapkan.

Ketegangan kota di dekat Minneapolis tersebut semakin tinggi saat persidangan terhadap mantan perwira yang dituduh membunuh George Floyd terus berlanjut.

Daunte Wright dihentikan petugas karena pelanggaran lalu lintas pada hari Minggu.

Pada konferensi pers dalam Senin pagi, Chief Gannon memutar video pendek dibanding kamera tubuh yang dikenakan oleh seorang polisi perempuan, yang menunjukkan Wright membuktikan masuk kembali ke mobilnya saat petugas berusaha memborgolnya di pinggir jalan.

Seorang petugas kemudian terdengar mengucapkan “Taser, Taser, Taser” semrawut prosedur polisi sebelum menggunakan senjata kejutnya.

Wright terlihat masuk ke mobilnya dan pergi, sementara petugas yang sama mengatakan “Saya baru saja menembaknya”.

Sumber gambar, Katie Wright

Wright terluka parah dan menabrak kendaraan lain, saat ia berupaya tetap mengemudi menjauhi lokasi tempatnya dihentikan penjaga.

“Ini adalah anutan saya bahwa petugas berarti untuk menggunakan Taser mereka, tetapi malah menembaknya dengan satu peluru, ” sirih Chief Gannon.

Ia memasukkan: “Tidak ada yang bisa saya katakan untuk mengurangi rasa sakit ini. ”

Petugas yang melakukan penembakan telah diminta melakukan cuti administratif.

Pada konferensi pers yang sama, Walikota Brooklyn Center Mike Elliott mengatakan dia akan melakukan segala cara untuk “memastikan keadilan ditegakkan untuk Daunte Wright”.

“Hati kami sakit sekarang, saya merasa sakit. Kami menyadari ini tidak mungkin terjadi pada waktu yang lebih buruk. Ini terjadi di saat semua komunitas saya, seluruh Amerika, bahkan segenap dunia menonton, ” katanya.

Sumber gambar, Getty Images

Unjuk rasa

Ratusan orang yang menyerukan nama Daunte Wright berkumpul pada Minggu (11/04) malam di luar kantor polisi Brooklyn Center, yang hanya berjarak kurang kilometer di utara was-was kota Minneapolis.

Para pengunjuk rasa menulis dengan kapur di trotoar dan menyalakan lilin, tetapi petugas kemudian memerintahkan pengunjuk rasa untuk bubar, dengan rekaman video yang menunjukkan gas air mata dan granat setrum ditembakkan oleh petugas.

Media lokal melaporkan kira-kira penjarahan terjadi di sejumlah daerah dan Walikota Brooklyn Center Mike Elliott mengumumkan di Twitter bahwa ia menerapkan jam malam tenggat pukul 06: 00.

“Kami ingin memastikan semua orang aman. Berhati-hatilah dan tolong pulang ke rumah, ” cuitnya di Twitter.

Tensi di Minneapolis memanas seiring dengan sidang kepada mantan aparat polisi dengan dituding membunuh George Floyd yang digelar di provinsi itu.

Gubernur Minnesota, Tim Walz, berkata bahwa dirinya “memonitor situasi” serta berdoa untuk keluarga Wright.

Sumber gambar, Reuters

Sejumlah anggota garda nasional Minnesota yang dikerahkan buat berjaga dalam sidang mantan polisi Derek Chauvin berasaskan kematian George Floyd, saat ini dikerahkan ke Brooklyn Center.

Brooklyn Center menguncup seluruh sekolah dan aksi pada Senin, menurut informasi media setempat.

Sumber gambar, Reuters

Apa yang terjadi pada Daunte Wright?

Dalam sebuah pernyataan, Bagian Kepolisian Brooklyn Center mengatakan seorang petugas polisi sudah menghentikan seorang pria sebab pelanggaran lalu lintas di dalam hari Minggu (10/04) burit.

Ketika petugas penjaga itu mencoba menangkapnya, dia masuk kembali ke pada mobil.

Seorang aparat kemudian menembak pengendara mobil itu, yang sempat maju selama beberapa blok pra ia menabrak kendaraan lain. Ia dinyatakan meninggal pada tempat kejadian.

Seorang hawa yang duduk di kursi penumpang di mobil itu dalam kondisi terluka.

Polisi mengatakan kamera awak dikenakan oleh petugas dengan terlibat, dan kamera pada dasbor mobil polisi pula telah diaktifkan.

Ibu Wright, Katie, mengatakan putranya meneleponnya saat berada di halte lalu lintas untuk detail asuransi mobil.

Ia berkata bahwa ia lalu mendengar suara perkelahian dan telepon terputus.

“Semenit kemudian, saya menelpon dan pacarnya yang duduk di kursi penumpang yang menjawab, & menbatakan bahwa ia tertembak… dan putra saya terbaring tak bernyawa. ”

Ia mengatakan tubuh putranya dibiarkan terbaring di tanah oleh petugas, menambahkan: “Tidak tersedia yang akan memberi tahu kami apa pun. Tak ada yang berbicara secara kami… Saya berkata tolong pindahkan putra saya sebab tanah, ” kata Katie seperti dilaporkan StarTribune .

Walikota Elliott mengutarakan penembakan itu “tragis” serta Gubernur Walz berkata: “Negara bagian kami berduka pada kehidupan lain dari seorang pria kulit hitam yang diambil oleh penegak dasar. ”

Mengapa Minneapolis menegang?

Sidang terhadap Derek Chauvin atas kematian George Floyd sedang berlangsung di tanah air ini selama dua minggu terakhir.

Chauvin terekam menekan leher Floyd secara lututnya selama sembilan menit ketika menangkap pria jangat hitam tersebut pada Mei tahun lalu.

Rekaman video dari insiden itu telah memicu aksi penolakan global menentang rasisme.

Sidang yang kini sedang berjalan diharapkan selesai pada satu bulan dan penguasa penegak hukum telah bersiap atas kemungkinan kerusuhan yang terjadi ketika para juri telah memutuskan persidangan.

Kematian George Floyd membuat gelombang protes di seluruh kota, kebanyakan dari laku protes itu berjalan nyaman namun ada beberapa dengan berujung ricuh yang memproduksi bangunan rusak.