Reyhnard Sinaga: Hukuman diperberat, ‘paling mengandung di luar kasus pembunuhan’, korban bertambah menjadi total 206 orang

0 Comments
Reyhnard Sinaga: Hukuman diperberat, 'paling mengandung di luar kasus pembunuhan', korban bertambah menjadi total 206 orang

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

4 jam yang lalu

Mahkamah Banding Inggris menetapkan, hukuman seumur hidup terhadap Reynhard Sinaga diperberat dengan minimum 40 tahun sebelum dapat mengajukan seruan pembebasan.

Menanggapi keputusan Mahkamah Melaksanakan itu, Polisi Manchester Raya, Mabs Hussain mengatakan, “Menyambut keputusan hari ini dan kami senang bahwa Sinaga akan mendekam di tangsi selama 10 tahun lebih periode. Dari pembicaraan dengan banyak korban, kami tahu bahwa banyak dengan juga menyambut hasil ini serta merasa diperberatnya hukuman ini menggambarkan kekejaman kejahatan yang dilakukan. ”

Di dalam 6 Januari lalu, Reynhard, yang disebut polisi sebagai “pemerkosa menyesatkan parah dalam sejarah hukum Inggris, ” dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan waktu minimum mengeram di penjara selama 30 tarikh sebelum dapat mengajukan permohonan terbuka.

Dalam vonis di pengadilan Manchester atas 159 kejahatan seksual terhadap 48 pria, Hakim Suzanne Goddard menggambarkan Reynhard sebagai “predator erotis setan” yang “tidak akan pernah aman untuk dibebaskan. ”

Namun dalam pertengahan Oktober lalu, Kejaksaan Agung Inggris mengajukan permohonan hukuman sebaya hidup total atau tidak dapat mengajukan permohonan bebas lagi ke Mahkamah Banding.

Jaksa dari Kejaksaan Gede Michael Ellis saat itu mengucapkan kasus perkosaan itu menyangkut “kejahatan seksual yang begitu berat”.

Dalam aksinya – dari Januari 2015 datang Juni 2017 – Reynhard memeriksa korbannya di luar klab-klub malam, diajak ke apartemennya, dibius serta diperkosa.

Ia memfilmkan aksinya dengan dua telepon selulernya, dan para objek tidak sadarkan diri.

Para korban dengan terbangun tidak ingat apa dengan terjadi pada mereka.

Reynhard ditangkap sesudah seorang korban terbangun ketika ia tengah beraksi. Korban inilah yang mengadukannya ke polisi.

Dalam pembelaannya, Reynhard tetap menekankan bahwa apa yang dia lakukan karena suka serupa suka walaupun dalam film yang ia buat sendiri, korban terlihat tidur dan tak sadarkan muncul.

Namun para hakim banding dalam putusan yang diterbitkan Jumat (11/12) menegasikan permintaan hukuman seumur hidup secara total yang tidak pernah diterapkan pada kasus bukan pembunuhan.

Hukuman total seumur hidup tanpa ada hukuman minimal untuk pengajuan pembebasan biasanya dijatuhkan kepada terpidana kasus pembunuhan berat, termasuk pembunuhan berantai, penculikan anak atau kejahatan dengan motif terorisme.

Jaksa sendiri menyatakan tambahan hukuman menjadi minilam 40 tahun, merupakan yang terberat menyangkut kasus bukan pembunuhan.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba dalam mesin pencari lain

Terkait terungkapnya objek lain, polisi Manchester Mabs Hussain mengatakan perkembangan ini tak terlepas dari keberanian para korban sendiri.

“Perhatian utama kasus ini selalu ialah para korban dan upaya membantu mereka selama pengalaman mengerikan mereka. Keberanian yang ditunjukkan para adam menunjukkan sesuatu yang luar pelik dan kami bersama mitra seolah-olah St Mary’s Sexual Assault Referral Centre and Survivors (pusat sandaran korban perkosaan) akan terus mendukung para korban dan membantu itu semampu kami, ” kata Hussain.

Target bertambah 23 orang

Kepolisian Manchester Raya juga mengatakan sejak Reynhard dipenjara pada awal Januari lalu, 23 korban lain telah teridentifikasi.

Polisi Mabs Hussain mengatakan, “Sebagai hasil dibanding penyelidikan lebih lanjut, pihak pemeriksa percaya bahwa Sinaga melakukan kejelekan seksual terhadap 206 pria. ”

“Kami masih belum mengidentifikasi sektiar 60 pria dan mendesak siapapun dengan merasa mereka pernah menjadi korban untuk menghubungi kami, ” kata pendahuluan Hussain.

Pada Januari lalu, kepolisian memperhitungkan korban Reynhard berjumlah 195 karakter dan dari jumlah ini, bertambah dari 70 belum diidentifikasi.

Dari 23 korban dengan baru diidentifikasi, 12 di antaranya telah diketahui sementara 11 yang lain belum.

“Seperti banyak korban lainnya, kebanyakan pria ini tengah menikmati muncul malam di pusat kota Manchester sebelum menjadi sasaran Reynhard, ” tambahnya.

Hukuman seumur hidup terberat untuk kasus bukan pembunuhan

Pada pertengahan Oktober lalu, Kejaksaan Agung mengajukan kejadian Reynhard dan Joseph McCann, benduan perkosaan berantai lain ke Mahkamah Banding karena disebut jaksa jadi kejahatan seksual yang sangat “luar biasa serius” sehingga mereka tak boleh dibebaskan’.

Metode Kejaksaan Agung menuntut hukuman total seumur hidup ke Mahkamah Melaksanakan itu adalah yang pertama di luar kasus pembunuhan sangat berat.

Pada putusan, yang dikeluarkan hari Jumat (11/12) Mahkamah Banding menyebut para-para hakim sepakat bahwa hukuman sebaya hidup total “tidak hanya untuk” kasus pembunuhan berat saja.

Namun Mahkamah Banding menyatakan kejahatan yang dilakukan baik Reynhard maupun McCann, “berdasarkan penilaian kami, tidak sejalan untuk menerima hukuman total seumur hidup. ”

“Ini bukan untuk menafikan beratnya kejahatan namun justru untuk menguatkan hukuman paling berat dalam yurisdikasi kami dikhususkan untuk kasus-kasus menyesatkan serius yang melibatkan hilangnya menewaskan, atau ketika rencana pembunuhan secara skala keseriusan serupa, berhasil dicegah. ”

Demikian bagian dari daya putusan itu.

Contoh-contoh yang diberikan tercatat “bom yang dipasang di motor komersial” yang tidak meledak ataupun berhasil dicegah pihak berwenang untuk “menghindari pembunuhan massal. ”

Di Inggris, terpidana yang menjalani hukuman total seumur hidup, termasuk pembunuh berantai, Rosemary West dan Stephen Port.

“Serangan seksual paling keji dan bejat yang mengejutkan bangsa. ”

Jaksa sendiri mengatakan tambahan hukuman terhadap Reynhard itu menjadikan kasus perkosaan itu sebagai hukuman terparah dalam kasus yang tidak menyangkut pembunuhan.

Jaksa di kantor Kejaksaan Agung Michael Ellis mengatakan setelah putusan bahwa, “Kedua terpidana melakukan serangan seksual memutar keji dan bejat yang mengejutkan bangsa. ”

“Saya berterima kasih atas langkah yang diambil Mahkamah terkait hukuman seumur hidup total, dan saya senang Mahkamah menerapkan hukuman minimal yang lebih lama. Saya harap putusan ini dapat memberikan semacam… kepada para target atas kejahatan keji ini, ” kata Ellis.