WNA China datang ke Nusantara di tengah larangan mudik, ‘Semua hal terkait Tiongkok selalu menjadi isu politik’

0 Comments

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

5 jam yang cerai-berai

Sumber gambar, JARANG FOTO

Seorang pakar kebijakan publik menjawab sikap pemerintah yang “reaktif” dan “sepotong-potong” saat melarang penerbangan carter dari asing negeri yang melayani tenaga kerja asing selama peniadaan mudik.

Larangan tersebut diterapkan di tengah gelombang kritik atas kehadiran WNA dari China melalui penerbangan carter.

“Kebijakannya itu reaktif dan sepotong-potong. Ini tersedia letupan, direspon, tapi tak komprehensif dan kesannya reaktif. Seharusnya komprehensif dan proaktif, ” kata pengamat kebijakan publik dari Fisipol UGM, Bayu Dardias Kurniadi, kepada BBC News Indonesia, Selasa (11/05).

Sementara, seorang pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan mengatakan, kemunculan kembali isu soal kehadiran tenaga kegiatan asing asal China pada Indonesia tidak terlepas daripada sentimen terkait negara China.

“Pasti [ada sentimen] itu, makanya semua hal terkait Tiongkok, jadi seksi, jadi [isu] politik, ” kata Staf ahli bagian ekonomi dan SDM Gajah Tenaga Kerja, Aris Wahyudi, kepada BBC News Indonesia, Selasa (11/05).

Di hari-hari belakangan ini, bangsa melayangkan kritikan terhadap negeri terkait kehadiran lebih daripada 300 orang tenaga kegiatan asing (TKA) dari China di Bandara Sukarno-Hatta, pada tengah kebijakan larangan mudik.

Sumber gambar, ANTARA FOTO

Keterangan resmi pejabat keimigrasian mengatakan bahwa kehadiran bertambah dari 300 orang gaya kerja asing asal China itu telah memenuhi hukum keimigrasian, yaitu antara asing terkait proyek strategis nasional.

Mereka datang dalam tiga kloter, yaitu Selasa (04/05), Kamis (06/05), dan Sabtu (08/05) lalu pada Bandara Sukarno Hatta, Daerah Banten.

Namun sebagian masyarakat menganggap izin yang diberikan pemerintah terhadap eksistensi mereka “tidak peka”, sebab di saat bersamaan negeri melarang warganya untuk pegangan lebaran.

Hasil pemeriksaan Departemen Kesehatan, dua orang masyarakat negara China itu nyata terpapar Covid-19. Dua karakter itu kini sedang menjalani isolasi di salah kepala hotel di Jakarta.

Dan di tengah aliran kemarahan yang muncul akhirnya itulah, pemerintah melalui Departemen Perhubungan, Senin (10/05) mencanangkan kebijakan pelarangan penerbangan carter dari luar negeri dengan melayani tenaga kerja ganjil selama peniadaan mudik.

Reaksi negatif terhadap kehadiran gaya kerja asing (TKA) pokok China di Indonesia ini bukanlah yang pertama.

Baca juga:

Mengapa keputusan pemerintah melarang carter pesawat dikritik?

Pengamat kebijakan publik lantaran Fisipol UGM, Bayu Dardias Kurniadi, mengatakan kebijakan negeri terkait mudik lebaran lebih banyak bersifat reaktif, yaitu lebih banyak merespon barang apa yang terjadi di masyarakat.

“Jadi [turunnya izin] pesawat carter itu menjelma karena reaksi atas pembatasan larangan penerbangan, dan belakangan kemudian dilarang juga [carter pesawat], ” kata Udara Dardias kepada BBC News Indonesia, Selasa (11/05).

“Kebijakannya itu reaktif dan sepotong-potong. Ini ada letupan, direspons, tapi tidak komprehensif serta kesannya reaktif. Seharusnya komprehensif dan proaktif, ” tambahnya.

Seharusnya, kebijakan dibuat secara komprehensif dan kemudian dipikirkan secara sangat detil, apa dampak implementasi sebab masing-masing kebijakan.

Sumber tulisan, FAUZAN/ANTARA FOTO

“Karena sudah jelas, tanggalnya kapan, petunjuk seperti apa yang bahan terjadi, berapa orang dengan akan pergi untuk pegangan, semuanya bisa diantisipasi, ” jelasnya.

Dia menggarisbawahi, fenomena mudik sudah bisa diprediksi jauh-jauh hari.

Dengan begitu, demikian Bayu, kebijakan reaktif bisa dibenarkan apabila bertemu situasi yang chaotic (kisruh) dan tidak bisa diprediksi.

Menurutnya, semua kecendekiaan pemerintah terkait mudik, harus dikembalikan kepada tujuan awalnya yaitu untuk membatasi pergeseran masyarakat agar Covid-19 tak menyebar lebih luas.

Dihadapkan kenyataan bahwa cakupan vaksinasi di Indonesia sejauh itu masih dibawah empat upah, sehingga belum mampu menyimpan seluruh masyarakat Indonesia dari paparan virus tersebut.

“Artinya, kebijakan mudik ini diantisipasi sejak awal, dan dipikirkan dampaknya. Kalau mau ditutup, ya, ditutup semua. Tidak hanya penerbangan komersial, tapi juga termasuk carter, ” paparnya.

Baca juga:

Apa tanggapan Departemen Perhubungan?

Dihubungi dengan terpisah, Juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengiakan larangan penerbangan carter daripada luar negeri sudah diberlakukan sejak Rabu, 5 Mei 2021.

“Sebelum masa penghapusan mudik, ” kata Adita Irawati dalam teks tercatat kepada BBC News Indonesia, Selasa (11/05) ketika ditanya kenapa larangan carter itu baru diterbitkan Senin (10/05).

Dalam keterangan pers di Senin (10/05), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan penerbangan carter satu udara dari luar negeri ke Indonesia selama peniadaan mudik “dilarang” hingga 17 Mei 2021.

Dia mengatakan keputusan diambil setelah “disetujui dalam rapat terbatas” dengan digelar di hari dengan sama, yaitu Senin (10/05).

Sumber gambar, FAUZAN/ANTARA FOTO

“Bahwa tidak ada sedang penerbangan carter dari asing negeri yang beroperasi melayani tenaga kerja asing selama masa peniadaan mudik hingga 17 Mei 2021.

“Menhub juga meminta para-para tenaga kerja asing buat menunda perjalanannya, ” sekapur Budi Karya Sumadi, di dalam jumpa pers, Senin (10/05).

Menurut Adita Irawati, larangan carter pesawat sejak luar negeri yang melayani tenaga kerja asing itu juga berlaku bagi TKA dari China. “Tidak tersedia pengecualian, ” katanya.

Baca juga:

Pekerja ahli Menaker: ‘Isu gaya kerja asing dari China menjadi ‘seksi dan politis’

Reaksi negatif terhadap eksistensi tenaga kerja asing (TKA) asal China di Nusantara ini bukanlah yang pertama.

“Pasti [ada sentimen] itu, makanya semua hal terkait Tiongkok, jadi seksi, jadi [isu] politik, ” sebutan Staf ahli bidang ekonomi dan SDM Menteri Gaya Kerja, Aris Wahyudi pada BBC News Indonesia, Selasa (11/05)

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menerbitkan izin kerja untuk para TKA dengan petunjuk pekerjaan mereka dalam rencana strategis nasional, katanya.

Sumber gambar, ANTARA/YUSRAN UCCANG

“Kedatangan mereka (TKA) kita butuhkan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mereka suntuk di Indonesia selama enam bulan, ” ujarnya.

Kehadiran mereka dibutuhkan untuk percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional yang sudah diputuskan pemerintah.

“Mereka saat itu sedang menyiapkan pembangunan smelter, misalnya di Konawe & Maluku Utara, ” logat Aris. Apabila TKA itu tidak bisa datang ke Indonesia secara tepat zaman, rencana pembangunan pabriknya akan mangkrak.

Lagipula, “Kalau telah jadi [pabriknya], saat produksi nanti akan menunggangi tenaga lokal, ” tambahnya.

Selama pandemi, pemerintah tidak melarang kehadiran TKA asal China, namun menurutnya, pihaknya dan otoritas terkait lainnya menerapkan kebijakan protokol kesehatan, mulai pemberangkatan sampai mereka tiba di Nusantara.

Itulah sebabnya, kebijaksanaan pemerintah yang semula mengakui penerbangan carter bagi TKA dari China, justru buat melindungi mereka maupun awak Indonesia dari paparan Covid-19.

Sumber gambar, ANTARA FOTO

“Carter [pesawat] bukan untuk mengeksklusifkan ataupun menganakemaskan, tapi untuk pelestarian baik TKA maupun warga kita, ” jelas Aris.

Ditanya tentang adanya kebijakan baru larangan penerbangan carter bagi TKA semrawut termasuk dari China berantakan ke Indonesia, Aris Wahyudi mengaku belum mengetahuinya.

“Insya Allah akan tidak terhambat [proyek strategis nasional, karena ini selama pegangan saja, ” katanya.

‘Bukan turis, tapi akan bekerja di proyek strategis nasional’

Pada Selasa (11/05), BBC News Nusantara sudah menghubungi Kepala Periode Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara, tetapi belum mendapat respons.

Namun dalam tanda sebelumnya, Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting mengutarakan, kehadiran WNA asal China itu telah memenuhi hukum keimigrasian.

Menurutnya, kehadiran mereka ke Indonesia cuma diizinkan untuk melakukan hajat esensial saja.

“Terkait kedatangan WNA ke Nusantara, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah menyabet rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata, ” ungkap Jhoni, Jumat (07/05).

Dia mengeklaim bahwa mereka melewati pemeriksaan sesuai aturan kesehatan sebelum pemeriksaan keimigrasian.

Sumber gambar, AFP/GETTY IMAGES

Sampai sejauh itu, pelarangan masih berlaku buat WNA yang ingin datang dengan tujuan wisata.

Pemerintah juga menghentikan sementara pemberian bebas visa anjangsana serta Izin On Arrival sejak awal Maret tarikh lalu untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19.

Namun April lalu, kehadiran 117 karakter warga negara India dengan datang ke Indonesia menggunakan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (21/04), menimbulkan kepanikan, pada tengah melonjaknya kasus covid-19 di India.

Hasil penelitian otoritas terkait menyimpulkan 12 orang di antaranya dinyatakan tentu Covid-19 sehingga mereka kudu diisolasi.

Di era bersamaan, terkuak dugaan uang sogok seorang warga Indonesia dengan baru tiba dari India kepada “dua orang oknum” di Bandara Soeharto-Hatta.

Warga berinisial JD itu, menurut polisi, berusaha mencekoki oknum di bandara biar dibebaskan dari kewajiban karantina selama 14 hari. Itu sudah ditangkap oleh kepolisian.